Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Raja Siraj
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN — Kondisi lintasan jogging track di kawasan Stadion Batakan, Balikpapan Timur, kembali memantik sorotan. Fasilitas publik yang baru selesai dikerjakan kurang dari sebulan itu sudah mengalami kerusakan di sejumlah titik, memicu keluhan warga dan perhatian DPRD Kota Balikpapan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi Gerindra, Muhammad Raja Siraj, menilai kerusakan cepat tersebut menunjukkan lemahnya kualitas pengerjaan proyek.
“Masyarakat banyak mengeluhkan kualitas pekerjaan ini. Kami di DPRD juga menyesalkan, karena anggarannya cukup besar, Rp4,9 miliar, tetapi pengerjaannya sembrono,” ujar Raja, pada Senin (24/11/2025).

Menurut Raja, masyarakat Balikpapan Timur menyampaikan protes langsung kepadanya, mengingat jogging track itu menjadi salah satu sarana olahraga utama di kawasan tersebut. Namun fasilitas itu justru mengalami kerusakan sebelum genap satu bulan sejak dinyatakan selesai.
“Belum setahun, bahkan belum sebulan sudah rusak. Ini sangat disayangkan,” katanya.
Raja menegaskan bahwa proyek yang menggunakan anggaran publik semestinya memberikan hasil terbaik. Ia menilai lemahnya pengawasan dari dinas terkait maupun pelaksana proyek turut menyebabkan mutu pekerjaan tidak sesuai harapan.
“Pengawasan harus dilakukan dengan benar. DPRD, khususnya Komisi III, akan memperkuat pengawasan terhadap proyek-proyek seperti ini,” ujarnya.
Meski pengerjaan tampak berjalan baik saat proses berlangsung, hasil akhir dinilai jauh dari ekspektasi warga.
“Yang dilihat masyarakat adalah hasilnya, dan hasilnya tidak maksimal. Karena itu, kami akan tindak lanjuti,” kata Raja.
Sebagai langkah lanjutan, DPRD akan memanggil dinas terkait dan kontraktor melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk meminta penjelasan mengenai mutu pekerjaan tersebut.
“Jika kualitasnya tidak sesuai, tentu akan kami panggil. Bila perlu, kontraktornya akan kami blacklist,” tegasnya.
DPRD Balikpapan menyatakan komitmennya memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek publik agar masyarakat memperoleh fasilitas olahraga yang layak dan aman. (mto)
Tulis Komentar